Sabtu, 08 Desember 2018

Performa Dan Spesifikasi Kawasaki W175

PT. Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memang sangat jeli dalam melihat peluang yang ada. Setelah sukses dengan produk sebelumnya yang laku cantik tanpa saingan, ialah Ninja 2 Tak, Ninja 250, dan KLX, sekarang pabrikan Kawasaki mulai menyasar segmen Retro dengan kembali memperkenalkan motor terbarunya ialah Kawasaki W175.

Sepeda motor unik bergaya Retro-Modern ini memang sengaja dihadirkan dengan membawa konsep yang terinspirasi dari tipe sebelumnya, ialah Estrella 250 dan W800. Di sisi lain, kemunculan motor ini juga dibutuhkan sanggup membawa angin segar bagi PT KMI umtuk bersaing di pasar otomotif Tanah Air. Maka tidak heran jikalau Kawasaki W175 menjadi salah satu produk andalan terbaru PT KMI.

Kawasaki W175 akan hadir dengan mengadopsi gaya British Naked Bike sebagai kendaraan komuter sehari-hari sekaligus sebagai motor sport. Dengan begitu, peluncuran Kawasaki W175 tersebut juga termasuk salah satu bukti konsistensi pihak PT KMI dalam meramaikan persaingan di segmen Moge Motor Sport Indonesia.

Bahkan, dengan konsep gres yang diusungnya tersebut, Kawasaki W175 tidak mempunyai pesaing di segmen yang sama sehingga hal itu memungkinkan Moge ini sanggup membawa angin segar bagi PT. KMI. Peluncuran Kawasaki W175 tersebut merupakan bukti kejelian PT. KMI dalam melihat peluang pasar yang ada.

Di samping itu, Kawasaki W175 sendiri hadir dengan memperlihatkan keunggulan yang dinilai lebih berkelas. Apalagi jikalau menengok pada spesifikasinya yang memang terbilang mumpuni. Dengan tampilan bodi motor yang mengedepankan sisi Klasik Retro yang dikonsep secara lebih modern sehingga sanggup memancarkan aura motor ini menjadi lebih futuristik.

Gaya Retro tersebut merupakan keunikan tersendiri bagi Kawasaki W175 sekaligus sebagai andalan dalam bersaing di kancah pasar otomotif Nasional.

Kawasaki W175 dibekali mesin SOCH (silinder tunggal) dengan kapasitas 177 cc. Selain itu, fitur-fitur canggih juga telah disematkan untuk melengkapi kecanggihan Kawasaki W175.

Dengan mengusung konsep Moge ala British Naked Bike, tentunya menciptakan tampilan motor ini semakin menarik dan unik yang dirancang lebih simpel.

Dari sisi depan tampak terang Kawasaki W175 ini mengusung headlamp bundar ala motor Retro berteknologi Multi Reflector dengan lampu sein di samping kanan dan kirinya.Tentu saja, dengan rancangan konsep lampu depan bundar tersebut semakin menciptakan kesan klasik dari motor ini senakin kental.

Pada bab samping, gaya Retro pada Kawasaki W175 semakin menonjol dengan bentuk tangki materi bakar yang memanjang denga mesin besar berada sempurna dibawah tangki semakin mencerminkan kesan motor yang gagah dan berotot.

Tidak ketinggalan bab jok motor ini juga mengusung konsep klasik dengan bentuk memanjang dan menyatu antara jok pengemudi dan pembonceng yang semakin membuatnya begitu unik dan menarik.

Tidak hingga disitu saja, Moge Retro-Modern ini juga dilengkapi knalpot bergaya Peashooter dan pipa header berbentuk lengkung yang merupakan ciri khas Moge jadul yang tidak pernah lekang oleh waktu.

Sedangkan pada bab belakang dari Kawasaki W175 ini memakai stop lamp/lampu belakang yang dirancang dengan desain bergaya klasik serta lampu sein disamping kanan dan kirinya yang mencirikan gaya motor-motor klasik.

Dengan begitu maka secara keseluruhan sanggup disimpulkan bahwa sektor desain dan spesifikasi dari Kawasaki W175 memang sangat kental dengan gaya Retro-Klasik dengan balutan konsep modern yang begitu ergonomis.

Masih pada bab luarnya, Kawasaki W175 dibekali instrumen indikator yang unik ialah memakai speedometer berpanel analog yang akan menampilkan beberapa gosip yang minimalis namun cukup penting, ibarat panel kecepatan (Km/jam) dan jarak tempuh dalam sebuah panel yang dibentuk membulat ibarat motor-motor jaman dulu.

Pada bab sisi samping kanan dari panel analog pada Kawasaki W175 juga sudah dilengkapi dengan beberapa lampu indikator, ialah indikator lampu tembak/jarak jauh, lampu netral, dan lampu sein. Meski sepertinya panel indikatornya dibentuk lebih minimalis dan mudah namun tetap saja sektor instrumen indikator yang di usung dan disematkan pada spesifikasi Kawasaki W175 tersebut sudah cukup informatif untuk para pengendaranya.

Meski terlihat sangat minimalis sebagai sosok Moge, namun Kawasaki tidak sembarangan dalam menentukan rangka maupun dalam rancangan struktur dimensinya. Pasalnya, Kawasaki W175 dibangun dengan rangka kokoh dan elastis dengan ukuran dimensi 1.930 mm, lebar 765 mm, tinggi 1.030 mm, jarak sumbu roda 1.275 mm dan jarak terendah dari tanah (ground clearance) mencapai 165 mm dengan kaki-kaki yang kokoh. Kawasaki W175 mempunyai bobot 126 Kg dengan kapasitas 13,5 liter.

Pada sektor kaki-kaki, Moge klasik ini dibekali suspensi yang terbilang cukup gagah dan kuat. Pasalnya, pihak pabrikan Kawasaki akan mengandalkan suspensi Telescopic Fork berukuran 30 mm yang terpasang pada bab depan dan suspensi tipe Swing Arm dengan Dual Shock Absorbers yang dilengkapi pengaturan atau spring preload adjustability dibagian belakang, sehingga para pengguna motor ini sanggup mengatur daya redamnya sesuai kebutuhan.

Moge bergaya Retro Modern ini juga dibekali velg standar berukuran 17 inci yang dibalut ban berukuran 80/100-17M/C di bab depan dan ban berukuran 100/90-17M/C pada bab belakang.

Pada bab pengereman, Kawasaki W175 dilengkapi rem cakram tunggal berdiameter 220 mm dibagian depan, dan rem bab belakangnya memakai tipe rem Drum berukuran 110 mm.

Meski belum dilengkapi teknologi ABS, sepertinya dengan bekal sistem pengereman tersebut sudah dianggap cukup handal untuk mengendalikan laju motor secara maksimal.

Performa Kawasaki W175 cukup gahar berkat mesin SOHC Berkapasitas 177 cc. Selain mempunyai eksterior unik dan dimensi yang cukup handal, ternyata spesifikasi mesin Kawasaki W175 ini juga cukup handal yang sanggup menghasilkan performa mumpuni.

Mesin yang disematkan pada Kawasaki W175 ini diklaim sanggup menghasilkan tenaga yang cukup besar, ialah 9,6 kW per 7500 rpm, sedangkan klimaks torsi yang sanggup dicapai sanggup mencapai 13,2 Nm per 6000 rpm.

Melihat power maupun torsi yang dihasilkan dari mesin yang diusung oleh motor tersebut, tentu tidak lepas juga dari sistem pengapian DC-CDI yang dikolaborasikan dengan transmisi 5 percepatan Wet Multi Disc.

Kawasaki W175 memakai sistem materi bakar Karburattor Mikuni VM24 yang dipastikan sanggup menekan konsumsi materi bakar secara lebih maksimal, efektif dan efisien.

Baca juga:

Cara meningkatkan performa dan kecepatan Honda CB150R

Cara mengatasi bunyi berisik pada mesin Honda New CB 150R

Masalah-masalah yang sering timbul pada Yamaha New Vixion

Demikian sedikit gosip wacana "Performa dan spesifikasi Kawasaki W175". Untuk gosip lain seputar Otomotif, sanggup dibaca pada artikel lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kawasaki W175

Sumber https://ratukorex.blogspot.com/

Jumat, 28 Desember 2018

Perbandingan Performa Dan Spesifikasi Antara Kawasaki Klx150 Dengan Honda Crf150l

Honda CRF150L

PT. Astra Honda Motor (AHM) telah meluncurkan motor jenis trail pertamanya di Indonesia, yaitu Honda CRF150L yang dibanderol Rp 31,8 juta (on the road Jakarta). Dengan diluncurkannya motor tersebut maka Kawasaki KLX150 yang selama ini bermain sendirian di segmen motor trail berkapasitas 150cc kini mendapat tentangan baru yang tidak sanggup di anggap remeh.

Perbandingan harga:

Bicara soal harga jual, Honda CRF150L terbilang sedikit mahal dari Kawasaki KLX150 tipe standard yang dibaderol Rp 29,1 juta. Sedangkan untuk tipe Kawasaki KLX150BF harganya sedikit lebih mahal dari Honda CRF150L yang dibanderol Rp 32.8 juta.

Perbedaan harga antara Kawasaki KLX150 tipe standard dan Honda CRF150L ini dirasa masuk akal karena suspensi depan Kawasaki KLX150 standar masih menggunakan jenis teleskopik 33 mm, sementara Honda CRF150L sudah menggunakan suspensi up-side down 37 mm dan stroke 225 mm yang hampir setara dengan tipe KLX150BF yang sudah menggunakan suspensi up-side down 35 mm.

Perbandingan performa dan spesifikasi mesin:

Untuk sektor mesin, kedua tipe Kawasaki KLX150 sama-sama mengusung mesin 144 cc, 4 stroke SOHC, satu silinder dengan system materi bakar karburator. Sedangkan Honda CRF150L mempunyai kapasitas mesin sedikit lebih besar, yaitu 149,2 cc, 4-tak, SOHC, satu silinder, namun sudah mengaplikasikan sistem injeksi materi bakar. Untuk sektor transmisi, keduanya sama-sama memakai trasmisi manual 5-percepatan.
Kawasaki KLX150 Standard

Dengan kapasitas mesin yang lebih besar tersebut tentunya tenaga dan torsi yang dihasilkan Honda CRF150L sedikit lebih unggul dengan tenaga 12.7 hp pada putaran 8.000 rpm, dan torsi mencapai 12.43 Nm pada putaran 6.500 rpm. Sedangkan Kawasaki KLX150 series hanya menghasilkan 12 hp pada putaran mesin 8.000 rpm dan torsi 11.3 Nm pada putaran 6.500 rpm.

Perbandingan dimensi:

Kedua tipe Kawasaki KLX150 mempunyai perbedaan dimensi. Untuk KLX150 tipe standard mempunyai dimensi panjang 2.050 mm, lebar 830 mm, dan tinggi 1.115 mm. Sedangkan KLX150BF mempunyai dimensi lebih panjang yaitu 2.070 mm,  lebar 825 mm, dan tinggi 1.115 mm.

Honda CRF150L mempunyai dimensi panjang 2.119 mm, tinggi 1.153 mm, dan lebar 793 mm. Artinya motor ini lebih panjang dan lebih tinggi dibandingkan kedua tipe KLX150, tapi mempunyai perawakan yang lebih ramping.

Perbandingan berat motor:

Kawasaki KLX150BF mempunyai bobot 118 kg, lebih ringan dari Honda CRF150L yang mempunyai berat 122 kg. Sedangkan Kawasaki KLX150 tipe standard beratnya 116 kg. Kapasitas tangki materi bakar Honda CRF150L adalah 7.2 liter, sedangkan kedua tipe Kawasaki KLX150, kapasitas tangki materi bakarnya hanya 6.9 liter.

Baca juga:

Performa dan spesifikasi Kawasaki W175

Cara meningkatkan performa dan kecepatan Honda CB150R

Masalah-masalah yang sering timbul pada Yamaha New Vixion

Demikian sedikit isu mengenai “Perbandingan performa dan spesifikasi antara Kawasaki KLX150 dengan Honda CRF150L”. Untuk isu lain seputar Otomotif, sanggup dibaca pada artikel lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih
Kawasaki KLX150BF


Sumber https://ratukorex.blogspot.com/

Rabu, 06 Februari 2019

Perbedaan Kawasaki D-Tracker Dan Kawasaki Klx150

Kawasaki D-Tracker 150SE
Kawasaki KLX150BF

Jika Kawasaki D-Tracker disandingkan dengan Kawasaki KLX150, mungkin sekilas keduanya tampak sama. Tapi bersama-sama kedua motor ini berbeda, terutama pada kegunaannya. Kawasaki D-Tracker dirancang untuk memenuhi kebutuhan di lingkungan perkotaan, sedangkan KLX150 lebih menyasar pada segmen off-road. Jika melihat dari perbedaan fungsinya, tentu komponen-komponen yang digunakan juga berbeda.

Berikut ini beberapa perbedaan pada Kawasaki D-Tracker dan KLX150:

Kaki-kaki

Dilihat dari tampilannya, perbedaan yang paling mencolok terdapat pada kaki-kakinya. D-Tracker mengusung konsep supermoto menggunakan ban dengan profil untuk jalan aspal dengan dimensi 17 inchi. Ukuran ban depan 100/80 dan ban belakang 120/70. Penggunaan velg ring 17 inchi tersebut menciptakan motor ini terlihat agak cungkring alasannya adanya celah cukup lebar antara bodi dengan roda.

Sedangkan Kawasaki KLX150 menggunakan ban model tahu atau dual purpose untuk melibas jalur of-road. Ukurannya juga lebih besar, yaitu 21 inchi untuk ban depan dan 18 inchi untuk ban belakang. Dengan pengaplikasian ban tersebut tentunya tidak cocok untuk penggunaan harian, alasannya posisi mengendara menjadi lebih tinggi.

Rem

Perbedaan lainnya terletak pada perangkat pengereman. Kawasaki D-Tracker sudah menggunakan rem cakram pada roda depan dan belakang dengan ukuran yang lebih besar dari piringan cakram milik KLX150. Model rem depan D-Tracker yaitu single semi-floating petal disc 300 mm dan rem belakang single petal disc 220 mm. Dimensi cakram yang lebih besar ini mengindikasikan kalau D-Tracker membutuhkan performa pengereman yang mumpuni pada kecepatan tinggi. Berbeda dengan KLX150 yang menggunakan ukuran cakram lebih kecil, yaitu 240 mm single petal disc di depan dan 190 mm single petal disc pada rem belakang.

Suspensi

Untuk suspensi, D-Tracker dan KLX150 varian tertinggi [KLX150BF] menggunakan komponen yang sama, yaitu telescopic upside down (USD) 35 mm. Secara fungsi, model suspensi USD mempunyai kemampuan yang lebih baik dari telescopic standar. Suspensi belakang menggunakan Uni-Trak yang sanggup diatur preload sebanyak 5 tingkatan, fungsinya untuk memperlihatkan kebebasan pengendara untuk mengatur kenyamanan peredaman sesuai kondisi jalan yang akan dilalui.

Mesin

Keduanya menggunakan Frame [rangka] dan mesin yang sama dengan konfigurasi 1-silinder berkapasitas 144cc dengan out put tenaga mencapai 12 PS pada putaran 8.000 rpm dan momen puntir 11,3 Nm pada putaran 6.500 rpm. Yang membedakan hanya pada settingan akibat gear rasionya. D-Tracker disetting supaya sanggup menyesuaikan diri dengan gaya berkendara di jalur on-road ibarat jalan perkotaan, sehingga nafas D-Tracker lebih panjang dari KLX150. Hal itu tentu besar lengan berkuasa pada konsumsi materi bakarnya.

Keseluruhan tenaga disalurkan ke roda belakang melalui system transmisi manual 5-percepatan. Dengan settingan rasio gear yang diubahsuaikan untuk jalanan aspal menciptakan supermoto Kawasaki ini lebih nyaman digunakan sebagai transportasi harian. Sedangakan Kawasaki KLX150 lebih cocok digunakan untuk melibas jalur off-road.

Ada dua varian D-Tracker yaitu D-Tracker SE yang dibanderol Rp 34,5 juta yang telah dilengkapi dengan beberapa tambahan yang tidak hanya untuk melengkapi tampilannya saja, tapi juga mempunyai fungsi untuk kenyamanan dan keamanan, antara lain: Fatbar, Handle Cover, Frame cover, Skid Plate dan pelek hitam. Pilihan kedua yaitu D-Tracker standar yang tidak dilengkapi komponen tambahan yang dipatok dengan harga Rp 32,8 juta [OTR Jakarta]. Untuk Kawasaki KLX150 juga ada dua varian, yaitu KLX150 standart dan KLX150BF.


Demikian sedikit isu wacana “Perbedaan Kawasaki D-Tracker dan Kawasaki KLX150”. Untuk isu lain seputar Otomotif, sanggup dibaca pada artikel lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kawasaki KLX150 Standart



Sumber https://ratukorex.blogspot.com/

Senin, 18 Maret 2019

Spesifikasi Kawasaki Ninja 250 Terbaru

Kawasaki Ninja 250 baru

Sekilas Kawasaki Ninja model terbaru ini hampir menyerupai dengan versi sebelumnya. Tapi sebenarnya New Ninja 250 telah mengalami beberapa perubahan pada komponen-komponennya dan ada penambahan beberapa fitur gres yang lebih canggih.

Kawasaki Ninja 250 terbaru memakai rangka berjenis twin spar, hasil pembiasaan Ninja H2. Jarak sumbu roda dibentuk lebih pendek, yaitu menjadi 1.370 mm untuk pengendalian lebih gampang dan lincah. Suspensi depan masih memakai teleskopik tapi diameternya diperbesar menjadi 41 mm. Suspensi belakang monoschock dengan huruf gres yang lebih kaku. Kombinasi peredam kejut yang gres tersebut diklaim menciptakan motor menjadi lebih stabil dikala motor melaju kencang.

New Ninja 250 memakai ban depan berukuran 110/70-17 dan ban belakang berukuran 140/70-17. Velg memakai model gres dengan desain yang lebih ramping. Kapasitas tangki materi bakar dikurangi dari yang tadinya 17 liter, sekarang hanya 14 liter. Semua penyegaran tersebut bisa menciptakan bobot Ninja 250 lebih ringan. Klaim pabrikan Kawasaki, bobot New Ninja yaitu 164 kg untuk varian standar dan 167 kg untuk varian dengan anti-lock braking system [ABS].

Panel instrumen Ninja 250 tidak full digital, tapi memakai panel kombinasi analog dan digital yang persis dengan milik Ninja 650. Berbagai isu ihwal motor bisa dibaca pada panel intrumen tersebut seperti: posisi gigi transmisi, odometer, trip meter, jarak tempuh dengan konsumsi materi bakar tersisa, rata-rata konsumsi materi bakar, temperatur pendingin, ECO indicator dan jam.

Fitur canggih lainnya yang disematkan pada Kawasaki Ninja terbaru ini yaitu smart key atau kunci pintar. Kunci pandai tersebut dilengkapi teknologi Kawasaki’s Intelligent Proximity Activation Start System (KIPASS). Maka untuk menghidupkan mesin, tidak perlu lagi memakai anak kunci lagi. Sebelumnya smart key tersebut sudah digunakan di Kawasaki 1400GTR.

Cara kerja kunci pandai ini yaitu ketika mendekati motor kurang dari dua meter, FOB smart key akan mengirimkan sinyal kepada KIPASS ECU (engine control unit). Dari KIPASS ECU sinyal kemudian dikirim lagi ke ignition switch, sehingga saklar sanggup diputar ke mode on, dan motor sanggup menyala.


Ninja 250 terbaru hadir dalam empat varian yaitu Ninja 250 Std (Standard), Ninja 250 SE MDP (Magnetic Design Painting), Ninja 250 ABS SE, dan Ninja 250 ABS SE MDP yang jadi varian tertinggi dengan warna yang unik, yaitu candy brown orange MDP, yaitu teknik gres pengecatan bodi motor biar menghasilkan dampak timbul atau tiga dimensi. Khusus untuk varian warna Istimewa ini, harga jualnya paling mahal.
Kawasaki Ninja 250 ABS SE MDP
Pada sektor pengereman, New Ninja 250 sudah dibekali rem cakram depan lebih besar dari versi sebelumnya. Ukurannya 310 mm dengan kaliper dual piston sama menyerupai milik ZX-14R. Sedangkan pada cakram belakang ukurannya 220 mm kaliper dual piston. Tersedia pula varian New Ninja dengan komplemen ABS [antilock braking system] yang dibanderol lebih mahal. Komponen ABS yang digunakan juga model gres dari Nissin yang lebih ringkas dan ringan jikalau dibandingkan model sebelumnya. Fitur gres lainnya yang dimiliki New Ninja 250 yaitu teknologi LED irit daya pada lampu depan dan belakang.

New Ninja 250 juga sudah dilengkapi terminal DC 0utput untuk mengisi daya baterai smartphone atau sumber listrik bagi peranti navigasi. Bentuknya persis menyerupai miliki Versys-X250 yang terletak dibagian dashboard. Tapi sayangnya tidak dilengkapi daerah khusus untuk meletakkan smartphone pada dikala di charge.

New Ninja 250 dibekali mesin baru, meskipun konfigurasinya masih sama dengan versi sebelumnya yaitu dua silinder dengan kapasitas 249 cc, tapi pada mesin gres ini ada banyak yang berbeda. Mesin gres ini mempunyai bentuk lebih ramping. Ukuran filter udara diperbesar dari 4,7 liter menjadi 5,8 liter dan posisinya dipindah ke bab atas mesin untuk lebih mempermudah masuknya pedoman udara ke ruang bakar. Cover radiator juga dirancang berbeda dari versi sebelumnya biar sanggup melepas suhu panas mesin lebih cepat.

Di atas kertas, mesin gres New Ninja 250 ini bisa menghasilkan torsi puncak 23,5 Nm pada 10.000 rpm dan tenaga maksimal 39 PS pada 12.500 rpm. Motor ini memakai transmisi manual 6-percepatan yang sudah dibekali fitur assist & slipper clutch yang berfungsi mencegah hentakan roda belakang dikala menurunkan gigi secara tiba-tiba dan menciptakan perpindahan gigi menjadi lebih halus.

Konsumsi materi bakar Kawasaki New Ninja 250 yaitu 25 kpl. Hanya saja pihak pabrikan Kawasaki tidak mengumumkan dengan metode apa catatan itu bisa dicapai.

Demikian sedikit isu ihwal “Spesifikasi Kawasaki Ninja 250 terbaru”. Untuk isu lain seputar Otomotif, sanggup dibaca pada artikel lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih


Sumber https://ratukorex.blogspot.com/

Minggu, 07 April 2019

Kelebihan Dan Kekurangan Daihatsu Feroza

Daihatsu Feroza

Daihatsu Feroza merupakan salah satu jenis kendaraan beroda empat SUV yang mempunyai desain sama dengan kendaraan beroda empat Dihatsu Rocky atau Daihatsu Taft. Yang berbeda ialah mesin Daihatsu Feroza memakai mesin bensin, sedangkan Daihatsu Rocky dan Taft memakai solar.

Daihatsu Feroza pertama kali diperkenalkan di pasar otomotif Indonesia pada tahun 1992 dan menerima sambutan baik dari konsumen alasannya ialah kendaraan beroda empat ini mempunyai tampilan yang gagah. Mobil ini dirakit lokal sama dengan Rocky dan Traft. Tapi dibalik tampilannya yang menawan pada masanya itu, kendaraan beroda empat ini juga mempunyai beberapa kekurangan yang banyak dikeluhkan para penggunanya.

Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari Daihatsu Feroza:

Kelebihan:

- Memiliki desain eksterior yang gagah

Kelebihan yang paling menonjol dari mobil  ini ialah pada desainnya yang gagah/macho. Eksteriornya memang didesain dengan tampilan kotak yang minim lekukan. Tampilannya yang gagah tersebut juga didukung dengan ground clearance yang cukup tinggi serta desain pilar B yang sanggup difungsikan sebagai pelindung rollover.

- Bisa melintasi jalanan berlumpur atau banjir

Dengan desain ground clearance yang dibentuk cukup tinggi, menciptakan kendaraan beroda empat ini sanggup melewati jalanan pada ketika banjir. Selain itu, kendaraan beroda empat ini juga sangat cocok dipakai sebagai kendaraan proyek yang harus melewati medan-medan sulit.

- Kapasitas kabin cukup besar

Daihatsu Feroza termasuk jenis kendaraan beroda empat SUV, sehingga mempunyai ukuran yang cukup besar dan sanggup menampung penumpang lebih banyak dibandingkan jenis kendaraan beroda empat lainnya. Kabin kendaraan beroda empat ini sanggup menampung sampai 6 orang penumpang di dalamnya.

- Peforma mesin

Mobil ini dibekali mesin dengan kapasitas 1,6 liter yang sanggup menghasilkan power sampai 94 Hp pada putaran 5700 rpm serta torsi mencapai 127 Nm pada putaran 4800 rpm. Meskipun tampak sangat lemah untuk ukuran kendaraan beroda empat besar, namun mesin kendaraan beroda empat ini terbilang lebih anggun kalau dibandingkan dengan mesin kendaraan beroda empat lain alasannya ialah sudah berkonfigurasi 16 katup.

- Suspensi

Sistem suspensi pada kendaraan beroda empat ini sudah memerapkan double wishbone dengan peredam kejut telescopic serta stabilizer sudah memakai pegas torsi bar. Hal ini menciptakan penumpang merasa nyaman meskipun melewati jalanan yang rusak atau tidak rata.

- Sistem pengereman

Kelebihan lainnya dari kendaraan beroda empat ini terletak pada sistem pengereman yang sudah dilengkapi dengan rem cakram lengkap dengan booster pada roda bab depan. Sedangkan pada roda belakang masih memakai rem drum dengan leading dan trailing. Dan untuk rem parkirnya, kendaraan beroda empat ini memakai rem mechanical internal expansion pada bab roda depan, sehingga menciptakan pengemudi merasa nyaman ketika memarkirkan kendaraan beroda empat baik di jalanan miring, menurun, atau menanjak sekalipun.

Kekurangan:

- Akses kabin belakang cukup sulit

Salah satu kekurangan dari kendaraan beroda empat ini ialah terusan bab belakangnya yang cukup sulit alasannya ialah tidak mempunyai pintu samping, jadi kalau mau masuk kabin belakang harus lewat pintu depan. Sementara pintu belakangnya berada dibelakang jok penumpang belakang, sehingga menciptakan kita akan kesulitan mengakses bab belakang kendaraan beroda empat ini.

- Fitur interiornya sangat minim

Kekurangan lain dari Feroza ialah pada desain interiornya yang sangat minim. Meskipun desain eksteriornya cukup menawan, tapi hal itu berbanding terbalik dengan interiornya. Fitur-fitur pada interiornya terbilang sangat minim, bahkan sistem keamanannya pun kurang memadai.

- Harga jualnya rendah

Meskipun kendaraan beroda empat ini cukup laku dipasaran, tapi harga jualnya termasuk sangat rendah hanya sekitar 30 – 40 juta saja, tergantung kondisi mobil.

- Konsumsi materi bakar cukup boros

Meskipun memakai materi bakar bensin, namun konsumsi materi bakarnya sanggup dikatakan cukup boros. Bahkan perbandingan konsumsi materi bakar pada kendaraan beroda empat ini mencapai 1:4 sampai 1:6.

Baca juga:
Demikian sedikit gosip wacana “Kelebihan dan kekurangan Daihatsu Feroza”. Untuk gosip lain seputar Otomotif, sanggup dibaca pada artikel lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih
Daihatsu Feroza



Sumber https://ratukorex.blogspot.com/