Kamis, 06 Juni 2019

Mengatasi Gitar Atau Bass Yang Fals

 kali ini kita akan membahas mengenai cara mengatasi gitar atau bass yang fals Mengatasi Gitar atau Bass yang Fals
Ilustrasi


Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai cara mengatasi gitar atau bass yang fals. Fals yang berasal dari kata false merupakan keadaan dikala nada dari dawai gitar atau bass kita tidak sesuai dengan standart yang telah ditetapkan. Fals yang kita maksud bukanlah keadaan kesalahan dalam penyeteman atau penyetelan senar, bukan juga alasannya yaitu stelan yang berbeda dari standart pada umumnya (misal drop C, drop A, dan sebagainya). Fals yang kita maksud yaitu keadaan dimana kita telah benar melaksanakan penyetelan tiap senar (dibuktikan dengan langkah penyetelan yang sempurna serta telah sesuai nada pada tuner), akan tetapi bunyi dikala dipetik atau digenjreng bersamaan tidak sesuai dengan yang kita harapkan.


Pernahkah mengalaminya? Saat semua hukum dalam penyetelan gitar telah dilakukan dengan tepat, namun dikala bermain gitar, ternyata senar masih menghasilkan nada atau bunyi yang tidak tepat. Ketika hal itu terjadi, maka hal yang perlu dicek yaitu bagaimana kondisi gitar kita? Apakah jarak senar dari bridge menuju nut sudah sesuai? Banyak masalah jarak tersebut terlalu panjang atau terlalu pendek. Hal ini biasanya terjadi pada gitar listrik atau bass listrik yang memang bridge-nya dapat diatur.

Kendati lebih banyak dialami oleh gitar listrik dan bass listrik, namun faktanya dalam beberapa kasus, hal ibarat ini juga dapat dialami oleh gitar akustik. Nah dalam kesempatan kali ini, kita hanya akan memperbaiki kesalahan jarak senar pada gitar elektrik atau bass listrik alasannya yaitu bila gitar akustik, cukup jarang terjadi apalagi pada gitar akustik dengan merk ternama dan asli.

Ketika terjadi kesalahan penyetelan yang diakibatkan oleh kesalahan jarak senar, hal yang terjadi yaitu bunyi yang dihasilkan antar senar tidak sesuai, padahal tiap senar sudah kita lakukan penyetelan dengan benar. Jika sudah begitu, kita harus siapkan obeng plus (+) (obeng diadaptasi dengan kebutuhan) dan juga kuping yang masih berkonsentrasi hihi. Langkah untuk mengecek ketidak sesuaian jarak senar dari bridge dan nut cukup sederhana. Pertama kita petik senar dalam kondisi bebas atau tanpa kita tekan pada fret manapun, kita petik tanpa memutarkan dryer. Kita dengarkan baik-baik nadanya, kemudian kita petik kembali senar namun dengan keadaan senar menekan pada kolom ke 12 atau pada tanda titik dua. Suara yang dihasilkan dari senar dikala bebas harus sesuai dengan senar dikala ditekan pada kolom ke 12.

Bila tidak sesuai, kita lakukan penyetelan pada saddle pada bridge atau tremolo. Banyak masalah terjadi alasannya yaitu jarak senar terlalu panjang, maka kita tinggal longgarkan saja baut pada saddle, bila terlalu pendek, maka kita kencangkan baut pada saddle. Lakukanlah hal tersebut hingga senar dapat bersuara atau bernada sama dikala tengah bebas dan dikala tengah menekan kolom ke 12.  Lakukan langkah-langkah tersebut pada setiap senar.

 kali ini kita akan membahas mengenai cara mengatasi gitar atau bass yang fals Mengatasi Gitar atau Bass yang Fals
Contoh baut untuk mengatur saddle pada gitar listrik semi updown
Jangan lupa sebelum melaksanakan langkah di atas, diusahakan senar dalam keadaan tidak terlalu kencang, hal ini untuk mengindari terjadinya putus senar. Nah artikel ini kami cukupkan hingga disini, simpulan kata biar bermanfaat dan hingga jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Sumber https://icalan01.blogspot.com/

Senin, 27 Mei 2019

Sharing Saat Mixer Audio Mendadak Mati

 kali ini kami akan sedikit bercerita pengalaman kami ketika  Sharing Ketika Mixer Audio Mendadak Mati
Mixer

Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kami akan sedikit bercerita pengalaman kami ketika mixer audio kesayangan kami mati mendadak ketika tengah digunakan. Sudah jadi kebiasaan ketika tengah melaksanakan pengerjaan kiprah atau sekedar melaksanakan acara multimedia ringan, kami selalu diiringi dengan lagu dari laptop yang disalurkan melalui mixer audio interface menuju speaker monitor. Kala itu alasannya kami tengah sibuk melaksanakan pencetakan data, kami sempat tidak sadar semenjak kapan musik terhenti dan mixer audio mati.


Karena merasa sepi sunyi, balasannya kami mencoba mengecek apa yang tengah terjadi. Dan ketika kami lakukan pengecekan, ternyata mixer audio  yang kami punya sudah tidak menyala. Karena tidak mempunyai fitur tombol on atau off maka kecurigaan muncul pada adaftor dan cuilan power suplai. Kecurigaan tersebut muncul ketika kami sempat bertanya kepada teman-teman kami yang seprofesi dengan kami sebagai audio engineer. Sebetulnya kami kurang paham apa bedanya adaftor dengan power suplai, dan kebetulan ketika itu tidak ada volt meter dan pengukur tegangan atau arus lain, jadi besoknya kami eksklusif bawa saja ke bengkel elektronik.

Dari hasil tanya pada sahabat seprofesi, didapat kisaran harga service sekitar 70-100 ribu Rupiah. Dengan begitu, kami siapkan uang sebesar Rp. 300.000 untuk berjaga-jaga jikalau ada kerusakaan lain, dan kami juga berjaga-jaga alasannya kawasan kami memperbaiki mixer audio populer mempunyai harga jasa yang cukup tinggi jikalau dibandingkan dengan kawasan lain. Kami sempat bertanya wacana harga perbaikan di awal penyerahan barang, namun kala itu alasannya item yang diduga rusak belum ada stoknya, jadi kami terpaksa tidak sanggup mengetahui harga niscaya biaya yang harus dikeluarkan.

Sekitar satu hari, besoknya kami sudah sanggup pesan singkat bahwa barang telah beres diperbaiki, maka kami pun berangkat dengan membawa uang tebusan biaya perbaikan sebesar Rp. 150.000. Harga yang sanggup dibilang sedikit lebih mahal dari dugaan awal. Kendati pemasangan lubang adaftor mixer audio tidak begitu pas dan rapi, tapi tak apa. Bisa menyala kembali pun sudah uyuhan.

Dari sedikit pengalaman kami tersebut, sanggup dipastikan beberapa penyebab mengapa mixer audio kita tidak menyala. Hal pertama alasannya adaftor yang bermasalah dan kedua power suplai kita yang bermasalah. Mengenai power suplai sendiri, sepaham kami adaftor yaitu termasuk power suplai, namun nampaknya dalam dunia perbaikan mixer audio, definisi power suplai mempunyai sedikit perbedaan makna dengan apa yang kami ketahui.

Nah artikel ini kami cukupkan hingga disini, biar bermanfaat dan hingga jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Sumber https://icalan01.blogspot.com/

Rabu, 17 April 2019

Desain Bisnis Untuk Memaksimalkan Pendapatan Dari Perjuangan Studio Musik



Desain Bisnis Untuk Memaksimalkan Pendapatan Dari Usaha Studio Musik Desain Bisnis Untuk Memaksimalkan Pendapatan Dari Usaha Studio Musik
Pens Musik Studio

Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai “Desain Bisnis Untuk Memaksimalkan Pendapatan Dari Usaha Studio Musik”. Banyak dari para pecinta dunia musik yang terjun untuk membuka bisnis atau perjuangan studio musik. Namun banyak yang balasannya melarat alasannya yaitu pendapatan dan modal tidak sebanding. Mengapa demikian? Karena kebanyakan perjuangan studio musik hanya berfokus pada jasa rental studio musiknya. Bila telah demikian, maka masuk akal kalau pendapatan menjadi seret. Bagi yang akan memulai perjuangan studio musik atau telah membuka studio musik namun ingin mengembangkannya, maka sanggup mempraktikan desain bisnis yang telah kami buat sebelumnya.


1. Sifat Usaha
Bergerak di bidang musik, mencakup jasa sewa sound system, sewa studio musik, daerah rekaman, dan daerah nongkrong.

2. Jenis dan Jumlah Produksi
Jenis produksi yaitu jasa sewa, adapun jumlahnya tergantung terhadap adanya pelanggan.

3. Kebutuhan Dana
Adapun kebutuhan dana yang diharapkan adalah:
No
Proyeksi Kebutuhan Dana
Tafsiran Biaya
1
Sewa Ruko
Rp. 12.000.000
2
1 Set Alat Musik & Sound System
Rp. 20.000.000
3
Meja & Kursi Kerja 1 Buah
Rp. 1.000.000
4
Peredam Ruangan
Rp. 10.000.000
5
5 Buah Meja Tunggu
Rp. 1.250.000
6
15 Buah Kursi Tunggu
Rp. 750.000
7
1 Set Komputer
RP. 1.500.000
8
Etalase
Rp. 1.000.000
9
Barang Dagangan (makanan & minuman ringan)
Rp. 5.000.000
10
Dana Tak Terduga
Rp. 2.000.000

TOTAL
RP. 54.500.000

4. Volume dan Harga Penjualan
Untuk operasionalnya perjuangan ini akan beroprasi pada Hari Senin-Minggu, dimulai pada pukul 09.00 hingga pukul 21.00.
Adapun untuk tarif sewa studio yaitu sebagai berikut:
No
Jenis
Tarif/ Jam
1.
Normal
Rp. 30.000
2.
Underground
Rp. 35.000
.
Tarif sewa sound system yaitu sebagai berikut:
No
Jenis
Tarif/ Shift
1.
Pernikahan Biasa
Rp. 1.000.000
2.
Pernikahan Di Gedung
Rp. 1.500.000
3.
Acara Musik/ Festival
Rp. 3.000.000

Tarif rekaman yaitu sebagai berikut:
No
Jenis
Proses
Tarif/ shift
1.
Full Tracking
Taking, Mixing, & Pre-Mastering
Rp. 500.000
2.
Taking
Taking Only
Rp. 200.000
3.
Mixing
Mixing Only
Rp. 200.000
4.
Pre-Mastering
Pre-Mastering Only
Rp. 250.000
5.
Full Tracking Pro
Take, Mix, Arranger, & Pre-Master
Rp. 1.000.000
6.
Arrangering
Arrangering Only
Rp. 250.000
7.
Full Direct Song
Full Music From Vana
Rp. 1.500.000
Tabel 3: Tarif rekaman.
Dan untuk pendapatan lain-lain (toko) diproyeksikan mendapat penghasilan minimal Rp. 500 ribu/ bulan.

 5. Prediksi Pendapatan
a. Prediksi Pendapatan Dari Jasa Sewa Studio
No
Prediksi Pendapatan Sewa Studio (harian)
Tafsiran Pendapatan
1
2 Jam Normal
Rp. 60.000
2
2 Jam Underground
Rp. 70.000

TOTAL
RP. 130.000
Hasil di atas yaitu pendapatan sewa studio musik perhari, dan jumlah tersebut merupakan pendapatan yang relatif sepi.
Adapun kalau dikalkulasikan dalam hitungan perbulan yaitu sebagai berikut:
·         Rp. 130.000 x 30 hari = Rp. 3.900.000

b. Prediksi Pendapatan Sewa Sound System
No
Prediksi Pendapatan Sewa Sound System (bulanan)
Tafsiran Pendapatan
1
1 Pernikahan Biasa
Rp. 1.000.000
2
1 Acara Musik/ Festival
Rp. 3.000.000

TOTAL
RP. 4.000.000
Hasil Rp. 4.000.000 terjadi apabila dalam satu bulan terjadi penyewaan sound system. Hasil tersebut sanggup kurang maupun lebih.

c. Prediksi Pendapatan Rekaman
No
Prediksi Pendapatan Rekaman (bulanan)
Tafsiran Pendapatan
1
2 Full Tracking
Rp. 1.000.000
2
1 Full Tracking Pro
Rp. 1.000.000

TOTAL
RP. 2.000.000
Hasil tersebut merupakan hasil pendapatan apabila dalam satu bulan terdapat tiga shift masa yang terpakai untuk 2 full tracking dan 1 full tracking pro. Hasil tersebut sanggup bertambah maupun berkurang sesuai jumlah shift rekaman.

d. Prediksi Pendapatan Toko
No
Prediksi Pendapatan Toko
Tafsiran Pendapatan
1
Penjualan Kotor perhari Rp. 50.000
Rp. 50.000

TOTAL Perbulan (X30)
Rp. 1.500.000
Pendapatan tersebut merupakan pendapatan toko dalam waktu satu bulan, dari hasil penjualan masakan serta minuman ringan, (belum termasuk penjualan barang lain).

e. Pendapatan Total
No
Prediksi Pendapatan Total
Tafsiran Pendapatan
1
Studio Musik
Rp. 3.900.000
2
Sewa Sound System
Rp. 4.000.000
3
Rekaman
Rp. 2.000.000
4
Toko
         Rp.  1.500.000

TOTAL
RP. 11.400.000

f. Prediksi Biaya Bulanan
No
Prediksi Biaya Bulanan
Tafsiran
1
Biaya Listrik
Rp. 300.000
2
Biaya Air
Rp. 100.000
3
Biaya  Sewa Ruko
Rp. 1.000.000
4
Biaya Upah 1 Karyawan
RP. 1.500.000
5
Biaya Belanja Toko
Rp. 1.000.000
6
Biaya Lainnya
Rp. 1.000.000

TOTAL
Rp. 4.900.000

g. Prediksi Laba Rugi
Adapun prediksi keuntungan rugi sanggup dilihat di bawah ini:
Pendapatan – biaya
Rp. 11.400.000 - Rp. 4.900.000 = Rp. 6.500.000

Bagaimana? Tertarik untuk membangun perjuangan studio musik atau mengembangakan studio musik yang telah ada? Semoga artikel ini bermanfaat dan hingga jumpa.
Wassalamu’alaikum
Sumber https://icalan01.blogspot.com/